PURWOKERTO – REAZON.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Jenderal Soedirman membentuk tiga rayon baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Pembentukan ini menjadi langkah organisasi untuk memperkuat kaderisasi sekaligus mengoptimalkan pergerakan mahasiswa di tingkat fakultas.
Peresmian tiga rayon tersebut dilakukan melalui Deklarasi Rayon di Sekretariat PMII Unsoed, Ahad (25/10/2026).
Tiga rayon yang dibentuk yakni Rayon Ibnu Khaldun untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Rayon Soedjatmoko untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Rayon Budi Utomo yang menaungi Fakultas Biologi dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).
Ketua PMII Komisariat Jenderal Soedirman, Indah Mulia, mengatakan pembentukan rayon baru bertujuan mengoptimalkan pembagian peran dan tanggung jawab organisasi sesuai karakteristik masing-masing fakultas.
Menurut Indah, perbedaan karakteristik dan kesibukan kader antarfakultas selama ini menjadi salah satu tantangan dalam mengoptimalkan proses pengembangan diri anggota.
Ia berharap keberadaan tiga rayon baru tersebut menjadi awal penguatan gerakan PMII di FEB, FISIP, Fakultas Biologi, dan FPIK.
“Jangan pernah biarkan api pergerakan ini padam,” tegas Indah dalam kegiatan tersebut.
Nama Rayon Merepresentasikan Arah Gerakan
Selain memperluas struktur organisasi, pemilihan nama ketiga rayon juga membawa harapan terhadap arah pengembangan intelektual dan gerakan kader di masing-masing fakultas.
Ketua PMII Rayon Ibnu Khaldun, Muhammad Rafi Alaudin, menjelaskan bahwa nama rayon FEB terinspirasi dari Ibnu Khaldun, pemikir Muslim yang dikenal melalui kontribusinya dalam kajian ekonomi, sejarah, dan masyarakat.
Menurut Rafi, pemikiran Ibnu Khaldun diharapkan dapat menginspirasi kader untuk mengembangkan cara berpikir logis dan realistis, sekaligus kritis dalam membaca persoalan ekonomi.
“Diharapkan kader-kader PMII bisa memiliki pemikiran yang logis dan realistis dalam bidang keilmuannya dan kritis terhadap situasi ekonomi saat ini,” ujar Rafi.
Sementara itu, Ketua Rayon Budi Utomo, Muhammad Kaysaa Sanii, berharap nama Budi Utomo dapat menumbuhkan semangat berorganisasi dan nasionalisme di kalangan kader PMII Fakultas Biologi dan FPIK.
Adapun Rayon Soedjatmoko mengambil nama Soedjatmoko Mangoendiningrat, intelektual Indonesia yang dikenal melalui kiprahnya dalam pemikiran sosial dan diplomasi. Nama tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi kader PMII FISIP untuk mengembangkan kapasitas intelektual serta berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai bidang, termasuk politik dan diplomasi.
Kegiatan deklarasi dibuka oleh Majelis Pembina Komisariat PMII Unsoed, Haryadi.
Pembentukan tiga rayon ini menambah struktur kaderisasi PMII di lingkungan Unsoed. Keberadaan rayon di tingkat fakultas diharapkan dapat mendekatkan aktivitas organisasi dengan lingkungan akademik kader serta memperkuat pengembangan kapasitas anggota sesuai bidang keilmuannya.





Tinggalkan Balasan