Breaking News

Film Lobang Buaya Resmi Rilis Trailer Terbaru, Siap Tayang 1 Oktober 2026

THUMBNAIL YT
Bagikan
Lihat Tersimpan

JAKARTA, reazon.id – Rumah produksi Adhya Pictures dan Dapur Film secara resmi merilis final trailer dan poster terbaru dari film horor-misteri yang paling banyak dibicarakan tahun ini, Lobang Buaya.

Film besutan sineas kawakan Hanung Bramantyo ini dijadwalkan akan tayang serentak di bioskop pada 1 Oktober 2026.

Cuplikan berdurasi dua menit ini membawa ketegangan ke level baru. Jika materi promosi sebelumnya lebih banyak memperlihatkan teror mistis yang menimbulkan banyak tanda tanya, trailer kali ini menyingkap pola di balik pembunuhan berantai sadis yang melanda Desa Lobang Buaya pada tahun 1964: para korbannya adalah deretan pejabat desa korup.

Dalam cuplikan terbaru, penonton diperlihatkan detail mengerikan dari rangkaian kasus kematian yang selalu terjadi tepat pada tanggal 30 setiap bulannya.

Mayat-mayat petinggi desa ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi punggung berlubang dan kulit yang disayat membentuk kata-kata sindiran tajam, seperti Goroh (dusta) dan Kemaruk (serakah).

Kematian-kematian ganjil ini rupanya bukan sekadar aksi kriminal biasa, melainkan menyeret desas-desus kutukan Hantu Bolong dan praktik okultisme terlarang lewat Kitab Ghayat al-Hakim.

Teror visual ini makin ditegaskan melalui poster resmi terbaru, yang memperlihatkan Soegeng (Baskara Mahendra) dan Arum (Carissa Perusset) dengan ekspresi mengenaskan di balik sebuah punggung bolong seorang perempuan yang mengerikan.

Sinopsis

Film ini mengisahkan Letnan Soegeng (diperankan oleh Baskara Mahendra), seorang perwira militer yang ditugaskan memimpin investigasi pembunuhan berantai di Lobang Buaya.

Bukannya mendapat jalan terang, Soegeng justru terjepit di antara intrik para elit yang berusaha menutup-nutupi kebusukan mereka, serta teror gaib yang mulai menghampiri sang istri, Arum Wangi.

Baskara Mahendra mengungkapkan bahwa penonton akan diposisikan seperti detektif yang ikut mengurai teka-teki pembunuhan misterius di sepanjang film.

“Lewat film ini, kalian akan mengikuti setiap langkah Soegeng untuk ‘mencari dalang’ di balik misteri pembunuhan berantai ini,” katanya.

Dia melanjutkan, dari setiap petunjuk yang ditemukan dan setiap korban yang berjatuhan, penonton diajak mengikuti perjalanan yang tak hanya menegangkan dan seru.

“Namun membuat kita bertanya: siapa sebenarnya yang paling berdosa dalam kisah ini?” tutur Baskara.

Meski mengambil latar masa lampau setahun sebelum gejolak nasional meletus, Hanung Bramantyo menegaskan bahwa film ini adalah eksplorasi fiksi yang relevan dengan keresahan masyarakat modern.

Bagi Hanung, genre horor dan thriller mistis menjadi medium paling ampuh untuk menyuarakan rasa muak masyarakat terhadap arogansi kekuasaan yang kebal hukum.

“Ketika dapat kesempatan untuk menggarap cerita ini, saya melihat kembali: apa yang dirasakan masyarakat Indonesia pada masa 1960-an yang masih kita rasakan sampai sekarang? Jawabannya adalah ketidakadilan. Melalui cerita ini, saya ingin menunjukkan bagaimana kita sebagai masyarakat seringkali dicurangi oleh ketidakadilan mereka yang berkuasa,” tegas Hanung.

Sebelum menyapa bioskop tanah air, Lobang Buaya telah mengantongi reputasi solid di kancah perfilman internasional.

Film ini mencatatkan World Premiere di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026 dan tiket pemutarannya ludes terjual (sold out) di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026, Korea Selatan.

Selain Baskara Mahendra dan Carissa Perusset, film ini juga didukung oleh jajaran pemeran kuat seperti Iskak Khivano, Anya Zen, hingga aktor senior Mathias Muchus.

Bagi kamu yang penasaran ingin membongkar siapa dalang sebenarnya di balik ritual pembantaian para pejabat korup ini, film Lobang Buaya siap meneror seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.

Penulis

Reazon-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *