Breaking News
Advertisement

KPA Jateng: Kemerdekaan Harus Diwujudkan melalui Keadilan Agraria

Screenshot 20261029 090330
Bagikan
Lihat Tersimpan

JAWA TENGAH ,REAZON.ID –  Ketua Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Jawa Tengah, Purwanto, menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia harus diwujudkan melalui keadilan agraria, termasuk pemerataan penguasaan tanah dan penyelesaian konflik agraria.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam refleksi Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026). Menurut Purwanto, semangat persatuan yang lahir pada 1928 perlu dilanjutkan dengan perjuangan mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi bagi rakyat.

“Untuk apa memiliki tanah air, jika rakyatnya sendiri kehilangan tanah?” demikian pernyataan Purwanto dalam siaran pers KPA Jawa Tengah.

Ia menilai, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebasnya bangsa dari penjajahan politik. Kemerdekaan juga harus menjamin kedaulatan rakyat atas tanah dan sumber-sumber penghidupan.

Purwanto menyoroti persoalan ketimpangan penguasaan tanah, konflik agraria, perampasan tanah, penggusuran, serta terbatasnya akses petani terhadap sumber penghidupan. Menurutnya, persoalan tersebut menunjukkan pera menyeluruh.

Ia maenegaskan, reforma agraria tidak boleh direduksi menjadi program pembagian sertifikat atau legalisasi aset semata. Lebih dari itu, reforma agraria harus menyasar ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah.

Purwanto merujuk Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria sebagai landasan konstitusional dan hukum bagi pengelolaan sumber daya agraria untuk kemakmuran rakyat.

Dalam momentum Sumpah Pemuda, ia juga mendorong generasi muda, mahasiswa, petani, masyarakat adat, dan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dalam memperjuangkan keadilan agraria.

KPA Jawa Tengah menyampaikan empat tuntutan utama, yakni penguatan kedaulatan rakyat atas tanah, penyelesaian konflik agraria, pelaksanaan reforma agraria secara menyeluruh, serta keterlibatan aktif generasi muda dalam perjuangan agraria.

“Tanpa keadilan agraria, kemerdekaan kehilangan isi sosial dan ekonominya,” demikian penegasan dalam siaran pers tersebut.

KPA Jawa Tengah menyerukan agar semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada peringatan sejarah, tetapi diteruskan melalui perjuangan mewujudkan reforma agraria sejati.

Penulis

Reazon-03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *