Breaking News

HMI Desak UIN Saizu Transparan Tangani Dugaan Asusila dan Dana PBAK

Unjukrasa HMI UIN Saizu
Bagikan
Lihat Tersimpan

PURWOKERTO, Reazon.id

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Purwokerto mendesak Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto membuka informasi terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian mahasiswa, termasuk dugaan kasus asusila dan pengelolaan dana kegiatan mahasiswa.

Desakan tersebut disampaikan HMI dalam audiensi bersama pihak rektorat UIN Saizu pada Senin (14/9/2026).

Koordinator Lapangan HMI Purwokerto, Muhammad Ulil Abshar alias Ulil Pahlevi, mengatakan pihaknya meminta kampus melakukan pemeriksaan dan penanganan secara serius serta transparan terhadap dugaan kasus asusila yang disebut melibatkan oknum Wakil Presiden Dema UIN Saizu.

Selain itu, HMI meminta pihak kampus memberikan penjelasan terkait dugaan tindakan asusila yang disebut terjadi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

HMI juga mempertanyakan penarikan uang sebesar Rp50 ribu kepada mahasiswa baru. Mereka meminta pihak kampus menjelaskan dasar hukum penarikan tersebut serta penggunaan dan aliran dana yang dikumpulkan.

Persoalan pembiayaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 turut menjadi pembahasan dalam audiensi.

HMI meminta transparansi mengenai mekanisme, anggaran, dan bentuk pembiayaan PBAK 2026. Mereka juga meminta pihak kampus memastikan pembiayaan kegiatan tersebut tidak membebani mahasiswa baru.

Terkait dugaan kasus asusila, Rektor UIN Saizu Purwokerto,  Ridwan,  mempersilakan pihak yang memiliki bukti untuk melaporkannya kepada komisi etik.

Pernyataan tersebut disampaikan Ridwan dalam audiensi bersama HMI, sebagaimana disampaikan Ulil Pahlevi.

Hingga audiensi tersebut berlangsung, dugaan kasus asusila yang disampaikan HMI masih merupakan dugaan dan memerlukan pemeriksaan melalui mekanisme etik kampus.

Penulis

Reazon Mediatama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *